A Place

Terkadang aku juga butuh yang namanya ‘tempat’.

Dimana aku tahu guna apa diriku.

Dimana aku akan diakui.

Dimana aku akan diberi label.

Mungkin, dimana aku akhirnya mendapat kawan seperjuangan.

Tapi apa daya ketika ternyata aku berada di tempat itu hanya untuk sekedar memenuhi ‘jumlah’? Terlebih ketika aku percaya sejujurnya aku bisa lebih baik daripada sekedar memenuhi jumlah itu.

Tapi untung saja seseorang memberikanku ‘tempat’ lain yang setidaknya bisa membuatku tersenyum simpul.

Sayangnya ‘tempat’ itu hanya berlaku sementara. Ketika masa berlakunya habis katanya aku harus segera pergi dan kembali ke ‘tempat’ yang lama. Sedikit membuatku sedih memang, atau mungkin sangat sedih.

Jadi sekarang hanya tertinggal beberapa bulan lagi sebelum masa berlaku itu habis. Setelahnya, aku terkadang hanya bisa bertanya-tanya: ‘Bagaimana aku nanti setelah ini berakhir? Akankah aku tahu guna apa diriku? Akankah aku diakui? Ah tidak butuh untuk diakui sebenarnya, aku hanya butuh dihargai dan dianggap ada. Itu saja.’

Ya. Mungkin itu saja.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s